Pesanggrahan Menumbing

Liburan ke Muntok, Bangka Barat? Berikut Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

September 8, 2020
Edukasi, Sejarah

Hallo Travellers,

JIKA ada rencana untuk berlibur ke Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung, sebaiknya jangan lupakan daerah wisata sejarah, yaitu Kota Muntok.

Muntok merupakan salah satu kota tua yang ada di Pulau Bangka dengan julukan Kota Seribu Kue. Penamaan Kota Muntok menurut cerita diberikan oleh salah satu Ratu dari JOHOR sekitar tahun 1724-1725. Ketika itu Sultan Mahmud Badarudin I memerintahkan istri dan para petinggi kesultanan untuk melihat serta memastikan lokasi yang akan dipilih untuk tempat tinggal keluarga  dari Siantan, salah satu negeri di bawah kekuasaan Kesultanan Johor.

Kemudian mereka berangkat dari Palembang menuju Pulau Bangka. Setelah sampai di perairan luar Sungsang, dari kejauhan Ratu melihat sebuah daratan yang merupakan bagian dari Pulau Bangka. Semakin dekat daratan yang dituju, ternyata daratan tersebut adalah sebuah tanjung. Ratupun berkata dalam bahasa Melayu Siantan, “Daratan Entoklah” atau “A Muntok Jadilah” (kalau itu jadilah) sembari menunjuk daratan tersebut.

Maksud dari ucapan tersebut menyatakan bahwa Muntok adalah daratan yang dituju dan cukup layak untuk ditempati. Ucapan Ratu tersebut selanjutnya menjadi cikal bakal pertama penamaan Muntok. Kata “entok” dalam dialek Melayu Siantan tersebut artinya “itulah”.

Anda tertarik berlibur ke Muntok, Bangka Barat? Berikut destinasi Wisata Penuh Sejarah yang ada di Kota Muntok.

1. Pesanggrahan Menumbing

Pesanggrahan Menumbing merupakan destinasi wajib yang harus anda kunjungi ketika berwisata di daerah ini. Jaraknya sekitar 12 km dari Kota Muntok. Pasalnya, tempat dengn ketinggian 445 mdpl inilah para tokoh kemerdekaan yaitu Bung Karno dan Bung Hatta diasingkan pasca Agresi Milliter Belanda di Yogyakarta. Mereka diasingkan guna untuk membatasi berhubungan dengan dunia internasional. Selain Bung Karno dan Bung Hatta, para tokoh yang turut diasingkan ke Muntok adalah  A Gafar Pringgodigdo, Ass’aat, Surya Darma, Ali Sastroamidjojo, Moh Roem, dan H Agus Salim.

Bagunan tersebut dibangun pada Tahun 1928 dan memiliki beberapa lokal seperti Ruang Tamu, Aula yang semulanya adalah Penjara beberapa tokoh publik sebelum dialih fungsikan menjadi tempat sidang Tentara Belanda, terdapat juga Mobil Ford Deluxe 8 Silinder bernomor polisi BN 10 yang sering digunakan oleh Bung Hatta untuk bolak-balik Muntok Menumbing, selain itu juga terdapat Kamar Tidur untuk Ir. Soekarno. Suasana juga masih dijaga seperti aslinya. Karena cuaca yang begitu dingin di Menumbing maka Bung Karno minta dipindahkan ke Pesanggrahan Muntok atau biasa disebut Wisma Ranggam.

Pesanggrahan Menumbing
Pesanggrahan Menumbing Poto oleh Ahmad Priyadi

2. Museum Timah

Banka Tin Winning (BTW) merupakan Kantor Pertambangan Timah Bangka pada zaman Belanda yang didirikan pada Tahun 1915. Awalnya gedung ini bernama Hoofbureau Banka Tinwinning Bedriff yang Juga Sekaligus Pusat Pemerintahan Belanda di Pulau Bangka.

Museum Timah ada dua di Indonesia, yaitu Muntok dan Pangkalpinang. Museum Timah di Muntok terdapat dua lantai. Lantai pertama diisi oleh berbagai macam galeri pertimahan dan laintai kedua merupakan perpustakaan, kantor, auditorium dan lain-lain.

Museum Timah
Museum Timah

3. Mercusuar Tanjung Kalian

Mecusuar Tanjung Kalian memiliki tinggi kurang lebih 56 Meter dengan 192 anak tangga. Lokasi Mercusuar berjarak 7 km dari kota Muntok. Mercusuar Tanjung Kalian dibangun Belanda pada 1862 dengan mempekerjakan arsitek dari Inggris.

Mercusuar Tanjung Kalian
Mercusuar Tanjung Kalian

4. Masjid Jamik dan Kelenteng Kong Fuk Miau

Lokasi Masjid dan Kelenteng berada di Jantung Pasar Muntok. Jika anda berkunjung kesini anda akan melihat begitu indah dan tenangnya tempat ini. Dua tempat ibadah yang berdampingan membawa kesan yang sangat menyejukan, inilah wujud toleransi umat beragama di Kota Muntok, Bangka Barat.

Masjid Jamik dan Kelenteng Kong Fuk Miau
Masjid Jamik dan Kelenteng Kong Fuk Miau

5. Pesanggrahan Muntok (Wisma Ranggam)

Pesanggrahan Muntok atau biasa disebut Wisma Ranggam merupakan tempat yang pernah disinggahi oleh
Ir. Soekarno. Pesanggrahan Muntok dibangun pada 1827 oleh Banka Tin Winning (BTW), sebuah perusahaan tambang timah pada masa kolonial Belanda yang dijadikan tempat peristirahatan karyawan timah pada masa itu.

Bung Karno dan Agus Salim menempati Pesanggrahan Muntok pada masa itu dikarenakan tidak tahan akan dinginnya Pesanggrahan Menumbing. Lima bulan lamanya Bung Karno menempati Pesanggrahan Muntok terhitung sejak 6 Februari 1649 sampai dengan 6 Juli 1949.

Pesanggrahan Muntok
Pesanggrahan Muntok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Hallo Traveler!

Klik salah satu Admin kami untuk chat via WhatsApp atau kirim email ke [email protected]

×